
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahut Thullab merupakan lembaga pendidikan Islam di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan, yang berlokasi di Jl. Raya Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah pertama berciri khas Islam, MTs Miftahut Thullab hadir untuk memberikan layanan pendidikan yang memadukan penguasaan ilmu pengetahuan, pendidikan keagamaan, pembentukan akhlak, dan pengembangan potensi peserta didik. Madrasah berupaya membangun lingkungan pendidikan yang religius sekaligus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.
MTs Miftahut Thullab memiliki NPSN 20583217 dan NSM 121235270070, dengan status Akreditasi B. Madrasah berada di bawah pembinaan Kementerian Agama dan menyelenggarakan pendidikan dengan mengacu pada ketentuan pendidikan nasional serta kekhasan pendidikan madrasah.
Pendidikan Berbasis Keislaman dan Karakter
MTs Miftahut Thullab memandang pendidikan bukan sekadar proses menyampaikan pengetahuan, tetapi juga proses membentuk manusia yang memiliki keimanan, akhlak, kecerdasan, kemandirian, dan kepedulian sosial.
Karena itu, proses pendidikan diarahkan untuk mengembangkan peserta didik secara utuh. Pembelajaran akademik dipadukan dengan nilai-nilai keislaman, pembiasaan positif, pendidikan karakter, serta berbagai pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan peserta didik.
Kurikulum madrasah juga diarahkan pada pembelajaran yang bermakna, kontekstual, partisipatif, dan berpihak pada peserta didik dengan tetap berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Dalam kehidupan sehari-hari di madrasah, hubungan antara pendidik dan peserta didik dibangun secara humanis, religius, terbuka, dan mendidik. Guru ditempatkan tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan teladan bagi peserta didik. Pembentukan karakter diperkuat melalui kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, hafalan, salat berjamaah, serta pembiasaan akhlakul karimah.
Tumbuh Bersama Peserta Didik
Pada Tahun Pelajaran 2025/2026, MTs Miftahut Thullab memiliki 247 peserta didik, terdiri atas 148 peserta didik laki-laki dan 99 peserta didik perempuan. Keberagaman kemampuan, minat, bakat, dan gaya belajar peserta didik menjadi salah satu dasar madrasah dalam mengembangkan proses pembelajaran dan kegiatan pengembangan diri.
Madrasah memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya, baik dalam bidang akademik, keagamaan, seni, olahraga, sains, literasi maupun keterampilan lainnya. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada capaian nilai, tetapi juga pada tumbuhnya rasa ingin tahu, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, kreativitas, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Lingkungan Belajar yang Religius dan Kondusif
MTs Miftahut Thullab terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, religius, inklusif, kondusif, dan inspiratif. Lingkungan tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk belajar dan berkembang sesuai dengan karakteristik serta potensinya.
Madrasah juga mengembangkan pembelajaran yang mendorong kreativitas, kemandirian, kemampuan bernalar kritis, serta pemanfaatan teknologi sesuai perkembangan zaman.
Keberlangsungan pendidikan di MTs Miftahut Thullab didukung oleh sinergi antara madrasah, yayasan, guru dan tenaga kependidikan, komite, orang tua/wali peserta didik, masyarakat, serta berbagai lembaga mitra. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan masyarakat.
Identitas Madrasah
Nama: Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahut Thullab
Naungan: Yayasan Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan
NPSN: 20583217
NSM: 121235270070
Status Akreditasi: B
Kepala Madrasah: Ach. Siri, M.Pd.
Alamat: Jl. Raya Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur 69252.
MTs Miftahut Thullab berkomitmen menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Leave a Reply