
Sampang – Perpustakaan Daerah Kabupaten Sampang menggelar Workshop Naskah Kuno Nusantara di Aula Santo Merto, Kamis (4/12/2025), dengan menghadirkan pembina Ikatan Mahasiswa Gedangan (IMG), Dr. Muqoffi, M.Pd., sebagai pemateri. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai pondok pesantren di wilayah Sampang.
Program ini merupakan inisiatif baru Pemerintah Kabupaten Sampang untuk menyelamatkan dan mendata naskah-naskah kuno yang tersebar di lingkungan pesantren. Pemerintah menilai keterlibatan pesantren menjadi kunci karena banyak manuskrip klasik tersimpan dan diwariskan secara turun-temurun.
Dalam paparannya, Dr. Muqoffi menekankan pentingnya proses identifikasi manuskrip sebelum dijadikan sumber rujukan.

“Analisis itu meliputi substansi isi, struktur penulisan, gaya bahasa, dan validitas data. Semua ini diperlukan agar kita tahu apakah naskah tersebut layak dijadikan pedoman ilmiah maupun keagamaan,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa naskah kuno memiliki peran penting dalam memahami jejak intelektual ulama Sampang.
“Di dalamnya tersimpan mazhab, manhaj, dan tradisi keilmuan para leluhur yang selama ini membentuk karakter keagamaan masyarakat,” imbuhnya.
Dinas Perpustakaan Daerah Sampang berharap program ini dapat memperkuat pelestarian warisan intelektual daerah.

“Kami ingin pelestarian naskah tidak berhenti pada fisiknya saja, tetapi juga nilai dan khazanah keilmuan yang dikandungnya,” ujar Kurnia Sufartina, Kabid Perpustakaan Sampang.
Program ini diharapkan mampu memastikan warisan keilmuan ulama Sampang tetap relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat modern

Leave a Reply